Anggota DPRD Malra Soroti Masalah Sampah di Kawasan Batu Jatuh

batu jatuh

Langgur, Masalah sampah di kawasan Batu Jatuh, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dinilai sudah sangat memprihatinkan dan kini mendapat sorotan dari DPRD setempat.

Dikatakannya, saat ini DPRD sedang dalam masa pengawasan dimana dalam satu tahun, para wakil rakyat mendapat jatah pengawasan sebanyak 4 kali dan 3 kali reses.

Dimana dalam penugasan ke 4 atau yang terakhir dalam Tahun Anggaran 2018 ini, Rahawarin mengaku jika sesuai SK dirinya ditugaskan di Kecamatan Kei Kecil yang kemudian dilakukannya dengan mengelilingi beberapa Ohoi (desa) diwilayah itu.

“Dan agenda hari ini khusus untuk melihat lingkungan tepatnya di kawasan Batu Jatuh sekitar warung-warung yang ada di sepanjang Fair mulai dari jembatan dan pesisir warung di Kelurahan Ohoijang, Watdek. Dan setelah saya meninjau lokasi ternyata di situ kondisinya sungguh sangat memperhantinkan sebab banyak sampah berserakan,” urainya.

Diakui Rahawarin, dalam kunjungan kerja pengawasan kali ini dirinya sekaligus menidaklanjuti laporan dari masyarakat terkait dengan kondisi di kawasan itu. “Makanya, saya hari ini turun langsung dan menuju lokasi yang dilaporkan,” akuinya.

Dijelaskan, kawasan di sepanjang warung-warung yang ada di dekat jembatan dipenuhi berbagai macam sampah plastik, sampah makanan, limbah-limbah rumah tangga, pampers dan lainnya.

“Pokoknya segala jenis sampah ada di situ. Jadi, apakah itu sampah dari para penjual di sekitar ataupun sampah dari masyarakat yang bermukim di situ. Makanya, sangat berdampak pada lingkungan kita terutama pada biota-biota yang ada di laut karena juga terlihat banyak sampah plastik,” jelasnya.

Rahawarin kemudian mengingatkan bahwa membuang sampah dengan sembarang adalah sebuah kebiasaan yang sangat buruk.

“Perilaku yang seperti itu harus kita rubah secepatnya,” desaknya.

Menurut Rahawarin, kawasan Batu Jatuh sebenarnya perlu diperhatikan dan di jaga terutama oleh masyarakat sekitar yang bermukim di sekitar bibir pantai, baik di seputaran Fair dan Ohoijang - Watdek.

“Setahu saya dulu lokasi-lokasi di seputaran itu sudah di desain untuk dibangun sebuah taman oleh Dinas Pekerjaan Umum, tetapi karena kepentingan relokasi para pedagang kaki lima yang berada di pengeringan sehingga untuk sementara waktu dipindahkan ke situ,” terangnya.

Tetapi sudah lebih dari 5 tahun ini, belum ditindaklanjuti sehingga yang tadinya diperuntukkan untuk taman dan ruang terbuka hijau, sekarang malah penuh dengan sampah plastik khususnya di pesisir-pesisir pantai Kelurahan Ohoijang - Watdek maupun Fair oleh ulah oknum atau pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Oleh karena itu, saya mendesak Pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah menyelesaikan persoalan sampah ini,” imbuhnya seraya mengingatkan bahwa persoalan sampah ini juga menjadi tanggung jawab semua pihak mulai dari DPRD, Pemda serta masyarakat dalam hal menjaga kebersihan di Kabupaten Maluku Tenggara.

“Kita boleh makan dan minum tetapi perlu disadari bahwa kita harus menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat sehingga sampah bekas tadi harus dibuang pada tempatnya. Karena yang saya lihat di sepanjang bibir pantai maupun di batu-batu sangat dipenuhi dengan berbagai macam jenis sampah,” bebernya lagi.

Rahawarin berjanji dalam laporan pengawasan nanti, dirinya akan menyampaikan hal ini dalam paripurna DPRD agar menjadi perhatian bersama.

“Dalam waktu dekat juga saya akan sampaikan ke Komisi, kebetulan dalam hal ini kami sebagai Komisi B untuk segera memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR. Dan bila perlu kita akan rapat gabungan komisi sehingga kita segera menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Maluku Tenggara ini, entah nanti keputusannya seperti apa namun kita perlu untuk mengambil langkah secepatnya,” tukasnya.

Berita DPRD Maluku Tenggara

Bawaslu RI Gelar Rakornas Di Maluku Tenggara Dan Kota Tual

Bawaslu RI Gelar Rakornas Di Maluku Tenggara Dan Kota Tual

Langgur : Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku, Abdullah Ely, mengapresiasi terselenggaranya Rapat Koordinasi Nasional Penyelesaian Sengketa proses Pemilu tahun 2019 yang diikuti Baw...

Anggota DPRD Malra Soroti Masalah Sampah di Kawasan Batu Jatuh

Anggota DPRD Malra Soroti Masalah Sampah di Kawasan Batu Jatuh

Langgur, Masalah sampah di kawasan Batu Jatuh, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dinilai sudah sangat memprihatinkan dan kini mendapat sorotan dari DPRD setempat. Dikatakannya, s...

Bupati Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Feri Di Ohoi Wearlilir

Bupati Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Feri Di Ohoi Wearlilir

Langgur, Dalam rangka menindaklanjuti pembangunan pelabuhan feri di Desa Wearlilir, Bupati Maluku Tenggara (Malra) H. Muhamad Thaher Hanubun turun langsung meninjau ke lokasi pembangunan, Senin (19/1...

Wakil Gebernur Maluku Bersama Bupati dan Walikota Serta Ketua DPRD se-Maluku Tem...

Wakil Gebernur Maluku Bersama Bupati dan Walikota Serta Ketua DPRD se-Maluku Temui Pimpinan DPR RI, Soal Masalah Tes CPNSD Tahun 2018.

Sistem penerimaan CPNS 2018 berbasis online, dinilai telah memasung hak-hak anak daerah Maluku, untuk mengabdi sebagai PNS. Apalagi, metode seleksi menggunakan pola Computer Assisted Test (CAT), deng...

DPRD Maluku Tenggara Akan Terus Dorong Pemkab Malra Untuk Akreditasi Puskesmas

DPRD Maluku Tenggara Akan Terus Dorong Pemkab Malra Untuk Akreditasi Puskesmas

Langgur, sesuai Permenkes 75 Tahun 2014, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) wajib menangani sekitar seratus lebih jenis penyakit. Untuk itu, akreditasi Puskesmas harus dilakukan. Demikian yang di...

Ketua DPRD Maluku Tenggara Apresiasi Pendekatan Masyarakat Kei Melalui Adat Dan...

Ketua DPRD Maluku Tenggara Apresiasi Pendekatan Masyarakat Kei Melalui Adat Dan Budaya

Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara S.T.A. Welerubun, SH, mengapresiasi langkah awal Pemerintahan Bupati Maluku Tenggara, Drs. M. Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Ir. P. Beruatwarin,...

Bupati Malra Drs. M. THAHER HANUBUN Dan Wakil Bupati Malra Ir. P. BERUATWARIN, M...

Bupati Malra Drs. M. THAHER HANUBUN Dan Wakil Bupati Malra Ir. P. BERUATWARIN, M.Si Mengawali Tugas Dengan Menggelar Prosesi Adat

Bupati Malra, Drs. M. Thaher Hanubun, usai ritual adat di Ohoi Feer menerangkan, prosesi adat sebagai wujud kemauan bertugas di Kabupaten Malra. “Maka kami bersihkan diri dengan pengakuan secara sada...

«
||
»